Instalasi Server UTBK 2025

Update : 2025
NB : Sebagian besar langkah-langkah ini sudah pernah dilakukan, jadi tidak perlu melakukan ulang lagi.

Ada penambahan IP Fakultas Ilmu Budaya

Mempersiapkan Konfigurasi Jaringan

Pada setiap server UTBK-SNBT diperlukan dua antarmuka jaringan, satu terhubung ke internet dan satunya lagi terhubung ke jaringan lokal agar bisa diakses oleh user. Untuk antarmuka yang terhubung ke Internet, kita menggunakan Fan Bridge dariada LXD/LXC. Untuk jaringan lokal, kita menggunaini an VLAN ID 4000 yang harus kita setel terlebih nya ahulu. Simpan baris konfigurasi berikut ke /etc/netplan/51-config.yaml :

network:
    vlans:
        vlan4000:
            id: 4000
            link: eno7
            dhcp4: false
    bridges:
        br4000:
            interfaces:
                - vlan4000
            dhcp4: false

Kemudian jalankan perintah :

sudo netplan generate
sudo netplan apply

NB : Pastikan nama antarmuka jaringan pada bagian link benar terhubung ke kabel dan berstatus up. Pada satu server bisa saja terdapat beberapa antarmuka jaringan dan memiliki nama yang berbeda-beda (misal : eno1, eno2, enp3s1 dan seterusnya). Jika VLAN tidak terhubung, bisa diatasi dengan mengubah nama antarmuka jaringan dengan yang terhubung ke kabel atau memindahkan kabel ke antarmuka jaringan yang lain di fisik server-nya.

Jika tidak ada galat (error), pastikan VLAN dan bridges yang kita konfigurasi telah tersedia :

ip addr show br4000
lxc network list

NB : Untuk melakukan pengujian berhasil atau tidak bridges ini terhubung ke server satu sama lain, bisa disetel alamat IP sementara untuk melakukan pengujian dengan cara menambahkan tag addresses di bawah tag dhcp4. Sehingga secara lengkap konfigurasinya menjadi :

network:
    vlans:
        vlan4000:
            id: 4000
            link: eno7
            dhcp4: false
    bridges:
        br4000:
            interfaces:
                - vlan4000
            dhcp4: false
            addresses:
                - 192.168.1.1/24

Alamat IP 192.168.1.1/24 hanya contoh, kita dapat menyesuaikannya dengan Alamat IP yang diinginkan. Jika server berhasil melakukan ping satu sama lain, tandanya setelan VLAN telah benar dan server telah terhubung.

Mempersiapkan VM untuk Instalasi Server UTBK SNBT

Apabila profile utbk-snbt sudah pernah dibuat, maka hanya perlu mengubah (edit) pada bagianlimit.memory dan source untuk ISO dengan perintah :

lxc profile edit utbk-snbt

Jika profile belum pernah dibuat, silahkan melanjutkan ke langkah berikutnya.

Langkah-langkah berikut ini untuk mempersiapkan Virtual Machine (VM) untuk keperluan Server UTBK SNBT 2023. Langkah pertama kita membuat profil konfigurasi untuk server UTBK-SNBT. Kita akan menempelkan bridges br4000 pada profil tersebut:

vim utbk-snbt.yaml

Isikan file utbk-snbt.yaml dengan baris-baris berikut :

config:
    limits.cpu: 16
    limits.memory: 32GiB
    security.secureboot: false
description: UTBK SNBT Profile
devices:
    eth0:
        nictype: bridged
        parent: br0
        type: nic
    eth1:
        nictype: bridged
        parent: br4000
        type: nic
    iso:
        source: /home/psiusu/isoutbk/debian11-snbt-2024018-0802.iso
        type: disk
    root:
        path: /
        size: 200GiB
        pool: local
        type: disk
name: utbk-snbt

Sebelum profile utbk-snbt dibuat, perlu dipastikan ISO Image untuk Instalasi Server UTBK sudah diunduh dari dashboard admin server dan diunggah kembali ke server di folder /home/psiusu/isoutbk/. Jika sudah diunggah, maka silahkan lanjutkan untuk membuat profile.

lxc profile create utbk-snbt
lxc profile edit utbk-snbt < utbk-snbt.yaml

Buat satu VM kosong dengan perintah berikut :

lxc init NAMA_VM --vm --empty --profile utbk-snbt

Gantikan NAMA_VM dengan nama hostname yang disesuaikan, misal :

lxc init utbk-snbt-01 --vm --empty --profile utbk-snbt

Jika ingin dibuat di cluster member tertentu perlu ditambahkan opsi --target <nama_cluster> pada saat membuat VM, misal :

lxc init utbk-snbt-01 --vm --empty --profile utbk-snbt --target srv-56

Perintah ini akan membuat sebuah VM kosong dengan nama utbk-snbt-01 di server srv-56.

Menjalankan VM

Setelah seluruh persiapan selesai, kita perlu memulai VM dengan perintah :

lxc start NAMA_VM --console=vga

NB : opsi --console=vga hanya bekerja jika perintah lxc dijalankan dari komputer lokal dengan paket virt-viewer terpasang.

Jika VM telah berjalan, untuk dapat mengakses kembali console dapat menggunakan perintah :

lxc console NAMA_VM --type=vga

Proses instalasi akan terlihat dari jendela console yang terbuka. Jalankan proses instalasi seperti yang telah diuraikan pada dokumen teknis. Konfigurasi alamat IP yang akan digunakan pada jaringan lokal adalah :

Server Alamat IP Lokasi Ujian Alamat IP Client
utbk-snbt-01 10.200.8.1/24 PSI 10.200.16.0/23
Fakultas MIPA 10.200.34.0/23
Fakultas ILKOM-TI 10.200.22.0/23
utbk-snbt-02 10.200.8.2/24 Fakultas ISIP 10.200.36.0/23
Fakultas Teknik 10.200.32.0/23
Pusat Bahasa 10.200.40.0/23
Fakultas Farmasi 10.200.38.0/23
Fakultas Ilmu Budaya 10.200.24.0/23
utbk-snbt-03 10.200.8.3/24 Fakultas Keperawatan 10.200.14.0/23
Fakultas Kedokteran Gigi 10.200.18.0/23
Fakultas Pertanian 10.200.26.0/23
Fakultas Ekonomi dan Bisnis 10.200.10.0/23
utbk-snbt-04 10.200.8.4/24 Fakultas Kedokteran 10.200.12.0/23
Fakultas Kesehatan Masyarakat 10.200.28.0/23
Fakultas Psikologi 10.200.30.0/23
Fakultas Vokasi 10.200.42.0/23

You'll only receive email when they publish something new.

More from bhufsianm
All posts